Banyuwangi, seblang.com – Seorang pelajar tewas, dan satu pemuda luka berat usai menjadi korban pengeroyokan di acara konser musik di Desa Purwoharjo, Kecamatan Purwoharjo, Senin (25/12/2023) malam.
Korban asal Desa Jajag, Kecamatan Gambiran, berinsial AW (18) tersebut, meninggal dunia setelah dirawat di rumah sakit Graha Medika, Kecamatan Gambiran, akibat luka di bagian kepala hingga berdarah-darah. Korban ini di keroyok lima orang lebih di jalan selatan SMA 1 Purwoharjo, sekitar Pukul 23.30 WIB.
Sementara korban berinsial KT (22) pemuda asal Dusun Curah Pecak, Desa Purwoharjo, Kecamatan Purwoharjo, di keroyok lima orang lebih, tepat di pertigaan jalan Dusun Perangan, Desa Keradenan, Kecamatan Purwoharjo, sekitar Pukul 23.30 WIB. Akibatnya korban mengalami luka berat dan juga dirujuk ke RS Graha Medika, Kecamatan Gambiran.
Kronologi pengeroyokan tersebut menurut Kapolsek Purwoharjo AKP. Budi Hermawan, SH., bermula dari dugaan adanya konser musik (Moshing) di salah satu gudang kosong, tepatnya di selatan SMA 1 Purwoharjo, Dusun Curah Pecak, Desa Purwoharjo, Kecamatan Purwoharjo, pada Senin (25/12/2023) malam, sekitar Pukul 23.20 WIB.









