“Dengan adanya acara seperti ini, kami berharap ke depan supaya pemuda di Banyuanyar ini dapat bersatu membangun Desa lebih baik lagi,”. ungkap Habib saat mengisi acara Kongkow Pemuda Banyuanyar.
Menurutnya, untuk merepresentasikan hal itu tentu butuh aksi nyata yang bisa dilakukan oleh pemuda, mengingat keberadaan pemuda di desa sangatlah vital. Banyak kegiatan yang bisa dilakukan oleh pemuda untuk mengimplikasikan hal tersebut, salah satu contohnya seperti yang diadakan pemuda Banyuanyar.
“Seharusnya Kegiatan semacam ini diadakan di Desa dan oleh Pemerintah Desa, sehingga ada outputnya”, pungkasnya.
saat dikonfirmasi terkait hal itu, ketua panitia mengatakan bahwasanya kegiatan ini sebenarnya direncanakan di Balai Desa, namun demi menjaga kondusifitas dan ketentraman masyarakat menjelang Pilkades 2023. Maka acara ini tidak diijinkan digelar di Balai Desa Banyuanyar dan pihaknya mendapatkan BLK Miftahul Jadid sebagai opsi terakhir.
Maka dari itu, komunitas Pemuda di tiga Dusun yang ada di Desa Banyuanyar ini, kedepannya telah bersepakat untuk menggelar kegiatan Kongkow Pemuda ke-2 di Balai Desa Banyuanyar serta duduk Bersama dengan Kepala Desa siapapun yang memenangkan Pilkades 2023 nanti./////











