“Karena di bulan Januari kita belum mendapatkan informasi tentang hasil Silpa yang terakhir APBD 2022. Silpa Banyuwangi nilainya termasuk besar sekitar Rp 292 Milyar. Silfa ini akan seperti apa, kan kita ini perlu tahu silfanya brp nanti akan seperti apa dengan silfa yang lumayan besar.
Emy menambahkan retribusi pasar pada tahun 2022 sudah mencapai angka 80 persen realisasinya. Selanjutnya realisasi sampai bulan ini sudah termasuk sudah seimbang dengan tahun kemarin di bulan yang sama di Februari.
“Retrubusi pasar sebenarnya untuk target bisa terpenuhi. Tetapi seperti yang semua pihak tahu bahwa banyak sarana prasarana pasar di Banyuwangi yang harus diperbaiki. Seperti pasar induk Banyuwangi, kan ini sudah tidak layak sebenarnya, akhirnya banyak pedagang yang keluar dan tidak lagi menempati los-los yang ada didalam,” imbuh Wakil Rakyat asal kecamatan Gambiran itu.
Sebenarnya eksekutif juga sering kali menghimbau para pedagang untuk masuk ke dalam pasar tetapi tidak bisa. Ibaratnya sekarang disuruh masuk, besok kembali lagi keluar.”Harapan dari dewan ketika kita ada target restribusi pasar, sarana prasarana juga harus diperbaiki dan harus mendukung upaya pencapaian target yang ditetapkan,” pungkas Emy.////










