Surabaya, seblang.com – Ketua Komisi A DPRD Jawa Timur, Dedi Irwansa, berhasil mengawal nasib ribuan pekerja yang selama ini terombang-ambing soal kepastian gaji. Bukan sekadar mengurus masalah administrasi biasa, para legislator ini justru harus berurusan dengan ‘dua alamat’ untuk memperjuangkan hak para pegawai.
Awalnya, ada 1.902 pegawai Tenaga Honorer Tugas Pembantuan Operasi dan Pemeliharaan (TPOP) yang bekerja di bawah PU SDA Jatim.
Meskipun tugas mereka memelihara jaringan irigasi dan sungai yang merupakan wewenang pusat, gaji mereka ‘melayang’ dan statusnya tidak jelas. Para pekerja ini resah, khawatir gaji dan pekerjaan mereka tak akan aman.
“Terkait dengan penggajian dan biaya operasional mereka sampai tahun depan, itu alhamdulillah berhasil kami perjuangkan di Kementerian PU. Paling tidak urusan gaji dan segala macamnya aman,” ungkap Dedi.











