Mojokerto, seblang.com – Selama Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto pecah kongsi (tidak rukun) slogan dan cita cita Mojokerto: Bersatu, Berkarya, untuk Maju Lebih Cepat tak akan bisa tercapai. Kritikan itu disampaikan KH. Anwar Zahid, saat memberikan tausyiah di hadapan Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD, serta Forkopimda, pada acara Halal Bihalal DPRD Kabupaten Mojokerto dan HUT Kabupaten Mojokerto ke 730 di halaman Kantor Dewan, Jumat (19/05/2023).
“Kalau tidak rukun (bersatu) tidak akan bisa mewujudkan slogan Bersatu, Berkarya, untuk Maju Lebih Cepat,” kata KH. Anwar Zahid dalam tausyiahnya di hadapan ribuan undangan.
Kiai kondang asal Bojonegoro ini mencontohkan, ibarat kendaraan bus bermuatan penuh penumpang, jika sopir dan kernetkan tidak rukun, maka akan membahayakan seluruh penumpangnya. Sama seperti pimpinan daerah, kalau tidak bersatu maka hanya berpikir kepentingannya dan tidak memikirkan rakyatnya.









