Madiun, seblang.com – Dalam rangka hari jadi Kabupaten Madiun yang ke-455, kritik unik justru dicetuskan oleh salah satu paguyuban wartawan yang ada di kota Caruban.
Paguyuban yang mengatas namakan Ikatan Wartawan Caruban (IWACA) ini mengadakan lomba jalan rusak di Kabupaten Madiun untuk mengkritik pemerintahan setempat.
Lomba yang diadakan Iwaca tersebut tentunya menjadi kajian ataupun masukan terhadap pemerintahan yang ada di Kabupaten Madiun, utamanya akses jalan yang menjadi prioritas dan kebutuhan utama bagi perekonomian masyarakat.
Dengan adanya lomba video jalan rusak yang ada di Kabupaten Madiun, tentunya juga sebagai wadah masyarakat untuk menyampaikan apa yang banyak menjadi keluhan dan keinginan terkait kondisi jalan di Kabupaten Madiun, agar pemerintah bisa lebih memperhatikan banyaknya jalan yang tidak layak yang ada di beberapa wilayah di Kabupaten Madiun.
Bertempat di lokasi pemenang lomba juara 1 yakni Desa Kedugbanteng, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, paguyuban Iwaca melalui ketua Iwaca menyerahkan hadiah kepada peserta juara 1, 2 dan 3. Masing-masing peserta mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp.1.500.000 untuk juara 1,Rp.1.000.000 untuk juara 2,sedangkan Rp.500.000 untuk pemenang lomba dengan meraih juara 3.Rabu, 27/07/2023.
Katagori penilaian lomba jalan rusak yang diselenggarakan Iwaca ditentukan dengan bobot nilai antara lain Jumlah Viewers 1-10,Video Unik & Kreatif 1-10,Jumlah Like 1-10,Jumlah Forward 1-5,Kualitas Video 1-10, serta Detail Penjelasan 1-50.
Suprapto selaku ketua Iwaca menjelaskan, jika lomba yang digelar tersebut merupakan sebuah partisipasi membangun serta kritik positif kepada pemerintah tertinggi hingga terendah di hari jadi Kabupaten Madiun yang ke-455. Dengan adanya kegiatan yang di selenggarakan ini pemerintah lebih perhatian terhadap akses jalan guna menunjang perekonomian bagi masyarakat.











