Kendalikan Hama Tikus, Pemkab Banyuwangi Fasilitasi 342 Rumah Burung Hantu

by -689 Views
Wartawan: Teguh Prayitno/rilis humas
Editor: Herry W. Sulaksono
Rumah burung hantu yang dibangun Penkab Banyuwangi


Pembangunan rubuha bertujuan sebagai tempat transit burung hantu liar dan diharapkan menjadi tempat tinggal bagi burung hantu untuk bisa berkembang biak, sehingga keberadaan burung hantu juga dapat dilestarikan.

Dalam program ini, Banyuwangi menyiapkan 342 rubuha yang akan disebar ke sejumlah wilayah dengan tingkat populasi tikus tinggi. Termasuk Kecamatan Tegaldlimo yang mendapatkan alokasi 27 rubuha. Sebelumnya, di kecamatan ini sudah terdapat 60 rubuha yang tersebar di 6 desa.

“Dengan program ini, kita harapkan kelestarian burung hantu semakin terjaga. Diiringi dengan penurunan hama tikus sehingga produksi padi dan pendapatan petani semakin meningkat,” jelas Khoiri.

Program ini disambut positif para petani. Salah satunya Solikin, ketua kelompok tani Sri Rejeki dari Desa Kedungasri, Tegaldlimo. Solikin juga salah satu penerima rubuha dari pemkab.

Dia menyebut, bersama petani lain di wilayahnya sudah sejak 2019 menggunakan burung hantu untuk mengendalikan hama tikus di lahannya. Menurutnya, cara ini sangat bermanfaat.

“Alhamdulillah dapat tambahan. Kita pasang rubuha di setiap areal HIPPA. Semoga adanya tambahan rubuha ini bisa semakin membuat sawah kami lebih aman dari hama tikus,” ujarnya. (*)

 

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *