Banyuwangi, seblang.com – Kondisi arus balik di jalur menuju Pelabuhan Ketapang kembali mengalami kepadatan signifikan. Berdasarkan pantauan di lapangan pada Rabu (1/4/2026) pukul 11.25 WIB, antrean kendaraan terpantau mengular hingga sekitar 17 kilometer, mulai dari Pelabuhan Ketapang hingga Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo.
Kemacetan kali ini didominasi oleh kendaraan logistik yang mulai kembali beroperasi penuh pasca berakhirnya masa pembatasan angkutan Lebaran. Truk-truk besar tampak mendominasi jalur antrean sehingga menyebabkan laju kendaraan menjadi sangat lambat.
Selain tingginya volume kendaraan, kondisi diperparah oleh sejumlah pengendara yang nekat mengambil jalur lawan arah atau “ngeblong”. Aksi tersebut justru menimbulkan penyempitan jalan dan memperburuk kemacetan di beberapa titik.

Situasi di lapangan menunjukkan arus kendaraan nyaris tidak bergerak di sejumlah ruas, terutama di jalur utama menuju pelabuhan. Petugas kepolisian bersama TNI terlihat terus berupaya melakukan pengaturan lalu lintas guna mengurai kepadatan.
Sebelumnya, pihak ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang menyebutkan bahwa arus penyeberangan secara umum mulai kembali normal. Namun, dengan kembali beroperasinya kendaraan logistik secara bersamaan, kepadatan lalu lintas di jalur menuju pelabuhan masih sulit dihindari.
Pengguna jalan diimbau untuk tetap bersabar, mematuhi aturan lalu lintas, serta tidak melakukan pelanggaran seperti melawan arus yang justru dapat memperparah kondisi kemacetan.//////////










