Bahkan warga yang mendapat bantuan ada Jalan Ikan Tombro bernama Mat Ali (83 tahun) hidup sebatang kara dan tinggal di makam yang ada di lingkungan Kaliasin.”Menurut penuturannya dia pernah sekali tetapi sampai saat ini belum pernah menerima bantuan lagi. Pak Mat Ali tinggal di makam dan sangat layak mendapatkan bantuan pemerintah,” imbuh suami dari Yusi Meidiyani itu.
Lebih lanjut dia menambahkan sebagai pendamping PKH pihaknya sudah berupaya melakukan yang terbaik tetapi ada pihak lain yang menentukan seseorang layak atau tidak mendapatkan bantuan.
Sementara Mat Ali, warga lingkungan Kaliasin kelurahan Karangrejo mengungkapkan dirinya pernah mendapatkan bantuan langsung tunai (BLT) sekali.”Waktu itu petugas menyampaikan akan mendapatkan bantuan sampai dengan 2028 tetapi ternyata satu kali saja setelah itu tidak pernah lagi. Malah ada tetangga yang bolak-balik mendapat bantuan yang kebetulan sering membantu saya,” jelasnya.
Menurut dia selama ini untuk makan setiap hari ada tetangga yang baik hati memberikan bantuan. Sedangkan untuk untuk mandi dan cuci biasa ke sungai.”Saya berharap mudah-mudahan selalu sehat dan tidak sakit,” pungkasnya.









