Total 225 anak TK dari berbagai kecamatan Banyuwangi ambil bagian dalam perhelatan ini. Keramaian mereka memenuhi setiap ruang kelas dan halaman sekolah dengan suka cita. “Melihat keceriaan dan senyum mereka, membuat kita ikut bahagia. Seakan dilupakan sejenak segala tugas yang menumpuk,” ujar Bupati Ipuk Fiestiandani saat membuka acara.
Ipuk menegaskan bahwa lomba ini merupakan upaya untuk memberikan ruang bagi anak-anak mengasah dan mengembangkan kreativitas sesuai minat dan bakatnya masing-masing. Sebab generasi Z memiliki karakter yang berbeda dengan zaman orang dewasa.
“Orang tua dan guru harus memahami mereka. Berikan stimulasi, pengajaran, dan pendampingan yang sesuai dengan zamannya,” pesannya.
“Mari kita perkuat kapasitas anak-anak kita. Jangan memaksakan fokus hanya pada satu bidang, tapi berikan peluang sesuai passionnya,” imbuh Ipuk.
Kepala Dinas Pendidikan Suratno menambahkan bahwa Lomba Kreatifitas 2024 ini digelar dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional serta HUT Ikatan Guru TK Indonesia (IGTKI). “Selain diikuti 225 siswa, lomba ini juga diikuti 50 guru TK dengan kategori cipta-baca puisi dan bercerita dengan alat peraga,” ujarnya.//////









