Sementara itu, lanjutnya, sasaran Dikko ini supaya para peserta diharapkan mampu memiliki keterampilan dan dapat mengimplementasikannya dalam mengatasi berbagai rintangan alam maupun buatan.
“Sedangkan tahapan pelaksanaan Dikko ini meliputi, tahap dasar Komando selama 20 hari di kawah gunung Baluran, tahap laut 14 hari di Pantai Jangkar Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo, tahap hutan dan gunung selama 22 hari di hutan Selogiri Banyuwangi, tahap Gerilya Lawan Gerilya (GLG) selama 8 hari di Banyuwangi dan terakhir tahap lintas medan (Limed) selama 13 hari dari Banyuwangi sampai dengan Surabaya sejauh 300 km, jadi secara keseluruhan Pendidikan Komando (Dikko) ini ditempuh selama 3 bulan, untuk berhak menyandang predikat Komando Baret Ungu kebanggaan Korps Marinir TNI AL,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut selaras dengan perintah harian kepala Staf TNI AL (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M dalam kutipan “Bangun sumber daya manusia yang unggul dan profesional serta tangguh menghadapi segala ancaman”. ////











