“Untuk titik yang arah wisata, ke Kota Batu yang paling sering menjadi atensi dari polisi. Sesuai data yang ada, kuncinya nanti ada di Exit Tol Karanglo ini, yang akan menjadi titik pantau utama,” jelasnya.
Kapolres juga menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah skenario rekayasa lalu lintas apabila terjadi kepadatan, khususnya di wilayah Karangploso dan Dau.
“Kalau nanti di lapangan arah ke Batu sudah terjadi kepadatan di wilayah Karangploso maupun Dau, maka intervensinya di Exit Tol ini. Beberapa cara sudah kita siapkan, mulai dari penutupan Exit Tol Karanglo, kemudian dialihkan ke Pakis, Lawang, dan seterusnya,” tegasnya.
Meski demikian, ia berharap skenario tersebut tidak perlu diterapkan jika arus lalu lintas tetap terkendali.
“Kita berharap itu tidak perlu terjadi. Tapi kalau memang diperlukan, kita sudah siap,” imbuhnya.
Untuk memperkuat koordinasi lintas wilayah, Polres Malang bersama Polres Malang Kota dan Polres Batu juga telah menggelar rapat koordinasi beberapa hari sebelumnya.
“Kemarin kita juga sudah melaksanakan rakor tiga polres, yakni Polres Malang, Polres Malang Kota, dan Polres Batu untuk merumuskan serta mengoordinasikan penanganan jika terjadi kepadatan, baik menuju Kota Batu maupun ke arah lainnya,” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Budiar Anwar, Dandim 0818/Malang-Batu Letkol Czi Bayu Nugroho, S.Hub.Int., M.I.P, jajaran Polres Malang, serta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.//////











