Malang, seblang.com – Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdianto memastikan kesiapan penuh jajaran dalam pengamanan malam takbir dan pelaksanaan Salat Idulfitri melalui Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat Semeru 2026”. Penegasan tersebut disampaikan usai mengikuti pemantauan dan pengecekan nasional secara virtual bersama pimpinan TNI-Polri di Pos Terpadu Karanglo, Jumat (20/3/2026) malam.
Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdianto menegaskan bahwa kegiatan Zoom Meeting tersebut dipimpin langsung oleh Kapolri dan Panglima TNI dari Medan, serta diikuti Wakapolri dan sejumlah pejabat negara dari Jakarta. Fokus utama dalam rapat tersebut adalah memastikan kesiapan pengamanan malam takbir dan Salat Idulfitri di seluruh wilayah Indonesia.
“Kita mengikuti Zoom Meeting dengan Pak Kapolri dan Pak Panglima TNI yang ada di Medan, kemudian dengan Pak Wakapolri dan beberapa pejabat negara yang ada di Jakarta,” ujar AKBP Taat Resdianto.
Ia menjelaskan, secara umum tidak ada atensi khusus untuk wilayah Malang dalam arahan pimpinan. Namun demikian, seluruh jajaran tetap diminta siaga penuh mengantisipasi potensi kerawanan.
“Secara umum kegiatan tadi untuk mengecek kesiapan pengamanan malam takbir dan besok kegiatan Salat Id di berbagai wilayah di Tanah Air,” tegasnya.
Lebih lanjut, AKBP Taat Resdianto memastikan bahwa seluruh personel telah ditempatkan di titik-titik strategis, baik untuk pengamanan malam takbiran maupun pelaksanaan Salat Id.
“Khusus untuk Malang, malam ini dan besok, sebagaimana rencana dalam Operasi Ketupat, kami sudah menempatkan personel di titik-titik kegiatan takbiran maupun besok Salat Id. Semoga semuanya bisa berjalan dengan lancar tanpa ada gangguan,” ujarnya.
Terkait potensi kepadatan lalu lintas, Kapolres menyoroti jalur wisata menuju Kota Batu sebagai titik yang paling mendapat perhatian. Ia menyebut Exit Tol Karanglo sebagai titik krusial dalam pengendalian arus kendaraan.











