Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sodikul Amin mengatakan bahwa hadirnya NKRI dilandasi oleh berbagai macam suku dan budaya, sehingga adanya NKRI yang berlandaskan Pancasila harus dijaga bersama.
“Sesuai dengan tema, Pemuda Penjaga Pancasila. Penjaga adalah orang yang tidak lalai, dalam arti menjaga, mengamalkan Pancasila. Perlu kita sadari Pancasila adalah pondasi untuk bangsa dan bernegara,” ucap Sodikul Amin.
Sebagai wakil rakyat ia mendorong pemuda di Kabupaten Malang agar punya langkah konkrit untuk menjaga amanah sebagai penjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila, lanjutnya.
“Kita berharap Pancasila tidak hanya digaungkan dalam lisan, indah dalam tulisan, tetapi miskin dalam pelaksanaan,” tutur Amin.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Malang Priyo Sudibyo berpendapat bahwa Pancasila tidak dimiliki secara pribadi oleh golongan apapun atau partai manapun, namun semua wajib memiliki Pancasila di dalam hatinya.
“Kita semua berkewajiban untuk mempertahankan Pancasila sebagai dasar yang tidak boleh diganggu siapapun. Kita harus selalu membumikan Pancasila dimanapun berada,” ucap Priyo.
Diskusi Kebangsaan siang itu berlangsung dengan hangat, diselingi tanya jawab oleh peserta dan narasumber.
Salah satunya Ainur Rohman (21) dari PMII Kota Malang yang bertanya kepada narasumber terkait dengan bagaimana cara untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari terutama dari kelompok yang berseberangan.
Menanggapi pertanyaan tersebut AKBP Putu Kholis mengatakan bahwa
salah satu cara adalah dengan mengedepankan teknik komunikasi publik yang baik. Juga setiap insan harus menunjukkan keteladanan dan toleransi yang merupakan representasi dari nilai-nilai Pancasila.
“Cara-cara yang santun dan humanis, lambat laun akan memberi dampak kepada kelompok-kelompok yang tidak sepakat terhadap Pancasila,” ucapnya.
Senada dengan Kapolres, Sodikul Amin mengatakan bahwa agar nilai-nilai pancasila dapat dilaksanakan, pemuda harus bisa memberikan keteladanan dalam sikap dan cara berpikirnya.
“Saat ini kita harus berlomba-lomba dalam kebaikan. Sehingga nanti arti pemuda penjaga pancasila itu harus kita aktualisasikan,” tandasnya. (u-hmsresma)












