Magetan, seblang.com – Komitmen untuk menjaga kekondusifan antar perguruan silat terus digalakkan. Salah satunya, melaksanakan imbauan Pemprov Jawa Timur terkait pembongkaran tugu yang berlambang organisasi perguruan silat khususnya yang berdiri di fasilitas umum ( fasum) lahan milik negara. Upaya tersebut diharapkan mampu meredam aksi anarkistis dan gesekan antar kelompok di wilayah Magetan.
Perguruan Silat Cempaka Putih (PSCP) pun mulai memelopori gerakan tersebut. Secara sukarela mereka membongkar tugu di jalan Raya Panekan – Magetan tepatnya di simpang 3 Ploso Trinil lingkungan rt.4, rw.3 Kecamatan Panekan Kab. Magetan, Kamis(14/9/2023)
Prosesi pembongkaran tugu perguruan silat PSCP disaksikan oleh segenap Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Panekan, Kabid Pembinaan Dinas PUPR, Pemerintah Desa (Pemdes) setempat, dan stakeholder lainnya.

’’Dengan mengedepankan kepentingan negara dan membuang segala sikap fanatisme dalam jiwa seluruh anggota, Kami bongkar demi kebaikan,’’ ujar Ketua Sub Rayon PSCP Ploso Tinil, Karyo.
Menurut dia, selama ini tugu berlambang perguruan silat itu berdiri diatas tanah negara (jalur PU), Pembongkaran secara sukarela tersebut merupakan wujud taat aturan sebagai warga negara yang baik.










