“Hasilnya, selama 6 bulan terakhir, Madiun Raya sudah tidak lagi mengalami konflik antar perguruan, sementara di kabupaten lain masih sering terjadi konflik,” ungkapnya.
Kapolres Madiun mengakui bahwa hal ini tidak terlepas dari kerjasama yang baik antara semua komponen elemen masyarakat, TNI, dan Polri. Meski begitu, AKBP Anton Prasetyo tetap berpesan agar semua elemen masyarakat, terutama dalam menjelang Pemilu 2024, selalu mengedepankan persatuan, persaudaraan, dan kekompakan untuk menjaga kondusifitas wilayah Madiun.
Tahun ini, situasi telah membaik dengan tidak adanya korban dan konflik perguruan. Kapolres Madiun berharap bahwa upaya menjaga kedamaian ini dapat dilakukan dengan senang hati dan ikhlas, sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat./////











