Situbondo, seblang.com – Tak ada lagi raungan knalpot brong yang memekakkan telinga atau aksi penutupan jalan sepihak yang meresahkan. Sejak Jumat malam (6/3/2026), Alun-Alun Kabupaten Situbondo disulap menjadi lintasan atletik. Sebanyak 150 pemuda beradu cepat dalam ajang lomba lari 100 meter yang memasuki babak final pada Sabtu malam (7/3/2026).
Melalui tajuk “Lomba Lari 100 Meter Kapolres Cup 2026”, Polres Situbondo menyalurkan energi para remaja setempat untuk beradu kecepatan secara sportif, legal, dan aman. Langkah inovatif ini menjadi jawaban atas fenomena balap liar yang kerap muncul selama bulan suci Ramadan.
Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, S.H., S.I.K., M.Sc., menegaskan bahwa kepolisian tidak ingin hanya sekadar memberikan imbauan atau melakukan penindakan.

“Kami sering melarang balap liar karena mengganggu ketertiban umum dan membahayakan keselamatan. Malam ini kami beri wadah resminya. Kami fasilitasi mereka untuk mencari bibit atlet potensial dari Situbondo,” ujar AKBP Bayu.
Bekerja sama dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Situbondo, ajang ini diharapkan mampu menjaring talenta muda dari Kota Santri untuk naik ke level kompetisi yang lebih tinggi. Di hadapan ratusan penonton, Kapolres juga berpesan agar sportivitas menjadi hal utama dalam pertandingan.
“Bertandinglah dengan jiwa ksatria. Kalah dan menang itu biasa, yang utama tidak ada gesekan. Tunjukkan sportivitas kalian,” tegasnya.
Suasana kompetisi yang semula tegang seketika mencair saat AKBP Bayu—yang akrab disapa Kang Bayu—melempar pantun spontan sebelum membuka acara.
“Jalan-jalan ke Situbondo, di sana sini banyak bakso… Ah, kurang nyambung kalau itu. Kita ganti saja: Aura Kasih makan tomat, terima kasih salam hormat,” selorohnya yang langsung disambut tawa para peserta dan jajaran Forkopimda.
Kemeriahan semakin terasa ketika jajaran pimpinan daerah, termasuk AKBP Bayu dan Kasdim 0823/Situbondo Mayor Kav Aan Jauhari, turut turun ke lintasan dalam laga ekshibisi lari 100 meter.
Kasat Samapta Polres Situbondo, Iptu Rachman Fadli Kurniawan, menambahkan bahwa antusiasme masyarakat sangat tinggi. Selain lomba lari, kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-74 Korps Sabhara yang diisi berbagai kegiatan sosial.
“Kegiatannya antara lain layanan hapus tato gratis, donor darah, hingga santunan untuk anak yatim,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan jalanan Situbondo kembali kondusif dan aman. Para remaja yang sebelumnya kerap beraksi di jalan kini memiliki wadah resmi untuk menyalurkan energi dan bakat mereka melalui olahraga.///////////











