Selain meningkatkan kewaspadaan, Kapolda Jatim mengajak mahasiswa sebagai kaum intelektual untuk kampanye damai, mendorong masyarakat agar tidak mudah terprovokasi, dan meredam potensi perpecahan. “Mari sukseskan pemilu 2024 dengan integritas, persatuan, dan kesatuan sebagai prioritas,” tambahnya.
Rektor UM Surabaya, dalam sambutannya, menyatakan bahwa kuliah umum ini merupakan implementasi nilai-nilai kebaikan dan ketaqwaan dalam doktrin taawun Muhammadiyah. “Sebagai pimpinan Universitas, kami ingin Pemilu berjalan damai,” ujarnya.
Dia mengingatkan tentang risiko misinformasi dan disinformasi selama tahun politik, mengajak semua pihak untuk bijak dalam memilih dan menyebarkan konten, serta saling mendidik. Rektor menekankan pentingnya Pemilu 2024 sebagai ajang damai dan berintegritas, serta mengajak akademisi dan mahasiswa untuk melawan berita hoaks yang dapat mengancam stabilitas politik nasional.
“Mari bersama-sama gaungkan demokrasi yang aman, damai, dan jujur, sehingga kita dapat melahirkan pemimpin berkualitas. Ciptakan pesta demokrasi yang semarak dan penuh perdamaian,” pungkasnya. (*)










