Dari 20 kabupaten atau kota yang terlewati ataupun ada lintasan sebidang, 14 kabupaten atau kota sudah menganggarkan untuk pembangunan lintasan sebidang dan 6 belum.
“Sebelumnya saya sudah beri apresiasi kepada Gubernur yang juga telah mendirikan satu palang pintu karena beliau punya satu area lintasan sebidang. Dan hari ini saya sengaja hadir disini untuk mengapresiasi apa yang telah dilakukan Pak Bupati Gresik,” pungkasnya.
Untuk diketahui, sebelumnya pada April 2023, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) memasang 7 palang pintu perlintaaan kereta api.
Selain memasang palang pintu, orang nomor satu di Gresik itu juga memasang pos palang pintu.
Dari 7 yang dipasang, satu diantaranya berlokasi di Desa Sumari, Kecamatan Duduksampeyan.
Bupati Gus Yani bersama Dinas Perhubungan (Dishub) setempat bersama Asosiasi Kepala Desa (AKD) Duduksampeyan meresmikan palang pintu kereta api tersebut pada Senin 4 April 2023.
Mantan Ketua DPRD Gresik itu mengatakan pemasangan ini merupakan komitmen Pemkab Gresik atas kepedulian, keselamatan untuk warganya.
“Kita tidak bisa melihat kebijakan ini menunggu dari PT KAI. Kami tidak menunggu, tapi punya prinsip bagaimana kita menjaga keselamatan warga,”kata Bupati Gresik.
Ia menjelaskan, Desa Sumari yang ada perlintasan kereta api sangat padat.
Pasalnya, daerah itu menjadi penghubung tiga kecamatan secara langsung, yakni, Kecamatan Duduksampeyan, Kecamatan Cerme hingga Kecamatan Benjeng.
“Mobilisasi di perlintasan kereta api sangat tinggi, juga ada anak sekolah, pekerja, aktivitas lain bahkan sampai malam hari. Bayangkan malam hari tanpa palang pintu bertahun-tahun,” paparnya.(*)









