Sebelumnya, KAI telah merenovasi Stasiun Banyuwangi Kota dengan mengadopsi desain budaya Osing yang merupakan identitas lokal Kabupaten Banyuwangi.
“Kami mengapresiasi bagaimana ruang-ruang publik di Banyuwangi mengedepankan arsitektur lokal dan prinsip keberlanjutan. Ini menjadi inspirasi bagi desain stasiun-stasiun yang akan kami pugar,” tambah Didiek.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, yang turut hadir secara daring dalam pertemuan itu, menyampaikan terima kasih atas dukungan PT KAI. Menurutnya, transportasi publik kini berkembang menjadi ruang sosial yang juga mendukung aktivitas ekonomi dan budaya.
“Kerja sama ini akan menciptakan pengalaman perjalanan yang merefleksikan identitas lokal Banyuwangi. Saat tiba, penumpang akan langsung merasakan nuansa budaya dan kuliner khas daerah kami,” kata Ipuk.
Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono serta jajaran Pemkab turut hadir dalam pertemuan yang memperkuat sinergi antara sektor transportasi dan pariwisata ini.///////











