Kadisnakkan Situbondo Bantah Data Bodong

by -966 Views
Wartawan: Ari
Editor: Herry W. Sulaksono

Situbondo, seblang.com – Diberitakan sebelumnya kasus Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) yang dialami hewan ternak yakni sapi dan kambing meningkat. Dan kasus hewan ternak yang mati hasil laporan masyarakat secara keseluruhan ada 45 hewan ternak yang mati, Jumat (15/07/2022).

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Situbondo, Kholil SP. MP mengatakan, bahwa data yang dirilis Disnakkan Kabupaten Situbondo tidak benar, itu berdasarkan hasil laporan dari dokter hewan yang memperoleh laporan dari masyarakat ternaknya yang sakit dan diobati. Yang mati dilaporkan oleh masyarakat ada 7 ekor ternak.

Lanjutnya, untuk ternak yang mati seharusnya dilakukan autopsi oleh dokter hewan sesuai Keputusan Menteri Nomor 518 Tahun 2022. Karena melihat kejanggalan seperti itu, maka ia membuat terobosan untuk bekerja sama dengan seluruh desa untuk mengadakan sensus ternak – ternak di seluruh Kabupaten Situbondo.

” Dari 184.463 ekor ternak yang akan di sensus serta di survey dan ada 125.000 kandang secara keseluruhan. Hari ini terdapat rilis terbaru ada kasus PMK positif 3.618, sakit yang sudah diobati ada 3.249, sembuh 332, mati 45. Dari 45 ternak yang mati diantaranya 7 hewan ternak yang dilaporkan oleh masyarakat dan positif PMK yang dilakukan autopsi dokter hewan. Untuk 38 hewan ternak angka kematian yang dilaporkan ternak hasil laporan dari masyarakat kepada Kepala Desa melalui Pak Kampung (Kepala Dusun, red), “ujarnya.

iklan warung gazebo

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *