Suwadji menyampaikan bahwa pendidikan karakter tidak seperti sulap langsung jadi, namun membutuhkan pembiasaan budaya-budaya positif yang dilakukan secara terus menerus dan berkelanjutan.
Salah satu upaya Pemkab Malang melalui dinas pendidikan adalah melalui gagasan program sekolah plus ngaji yang sudah di launching dan butuh Komitmen dan integritas bersama menjalankan program SPN 2024
“SK bupati nya sedang kita godok dan siang ini kita Fix kan sehingga sebagai payung pertama kita sudah mempunyai Perbup nomor 29 tentang pendidikan karakter yang salah satunya melalui SPN yang akan ditindaklanjuti dengan SK Bupati,” tandasnya.
Disdik berharap dengan keberhasilan pendidikan karakter mewujudkan profil pelajar Pancasila melalui Program SPN, sekolah dasar dapat mempertahankan citra sekolahnya sehingga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan semakin meningkat.
Membina karakter bukan sekedar memberikan pengetahuan tapi bagaimana transformasi-nya didalam mendidik, mengarahkan, menginspirasi, memotivasi dan memberikan teladan akan membentuk karakter yang kuat.
“SPN salah satunya adalah dalam rangka pembentukan karakter, dengan kurikulum merdeka dengan penguatan profil pelajar Pancasila yang pertama harus beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, karena kunci menghadapi kehidupan itu iman dan taqwa,” pungkasnya.









