“Layanan harian ini merupakan upaya kami untuk mengakomodasi penumpang yang kehabisan tiket pada jadwal lain,” terang Eduard. Ia juga mengungkapkan keterkejutannya atas antusiasme masyarakat terhadap kembalinya KA Mutiara Timur, dengan okupansi mencapai 120 persen atau 460 penumpang pada hari-hari pertama operasinya.
KA Mutiara Timur berangkat dari Stasiun Ketapang pukul 21.45 WIB dan tiba di Surabaya pukul 04.21 WIB. Untuk perjalanan sebaliknya, kereta diberangkatkan dari Stasiun Pasar Turi pukul 08.55 WIB dan tiba di Ketapang pukul 15.45 WIB.
Dengan kembalinya KA Mutiara Timur, diharapkan dapat semakin meningkatkan konektivitas antar daerah dan mendukung pertumbuhan sektor pariwisata serta ekonomi di wilayah Jawa Timur, khususnya Banyuwangi dan Surabaya.











