Pria berkumis itu menamabhak untuk stage IV tahun ini berjalan cukup baik. Adapun peserta kelompok SD dibagi dua kelompok A dan B, dimana kelompok A adalah peserta didik kelas 1 sampai dengan 3. Sedangkan kelompok B siswa kelas 4 sampai dengan kelas 6.
“Alhamdulillah dari tahun ke tahun untuk pelaksanaan kejurkab cabor panahan ini cukup meningkat pesat, Hal ini menandakan bahwa sosialisasi dari perpani cukup berjalan dengan baik,” imbuh dia.
Dengan banyaknya peserta yang ikut, lanjut dia tentu menjadi kebanggan tersendiri karena di kabupaten Banyuwangi belum begitu banyak club panahan yang berdiri. Saat ini ada sekitar 5 klub yang aktif, ini dengan jumlah peserta yang tahun ini mengalami peningkatan yang sangat luar biasa.
Menurut Alumni Uniba Banyuwangi pada Kejurkab sebelumnya di kecamatan Songgon jumlah pesertanya 220. “Alhamdulillah pada saat ini jumlah peserta sekitar 337, ini menandakan cabor panahan sudah mulai banyak digemari oleh masyarakat di Banyuwangi target kita tidak lain sebagai bahan inventarisasi atlet bagi Perpani Kabupaten Banyuwangi,” tambah ayah dua anak tersebut.
Peserta Kejurkab Panahan Tahun 2023 berasal dari kecamatan Licin, Rogojampi, Glagah, Kecamatan Banyuwangi, Genteng, Songgon, Purwoharjo, Srono dan kecamatan Muncar
“Dengan menggelar even seperti ini tim pemandu bakat Perpani Banyuwangi akan menjaring bibit-bibit potensial atlet panahan yang akan mengikuti program latihan yang dilaksanakan rutin setiap akhir pekan untuk menghadapi kejuaraan di tingkat Jawa Timur (Jatim) maupun even panahan yang lain,” pungkas Purwadi.////












