“Ada omah rembuk, ada revitalisasi Siskamling, karena ini bentuk langkah pencegahan yang melibatkan peran masyarakat, terutama mengaktifkan kembali langkah-langkah pencegahan dengan mengaktifkan kembali pencegahan deteksi terkait masalah-masalah yang terjadi di lingkungan sekitar,”tutur Irjen Toni Harmanto.
Diharapkan dengan adanya pencanangan omah rembuk dan revitalisasi Siskamling tersebut dapat menjadi satu jawaban untuk warga masyarakat.
“Kita berharap ini menjadi satu jawaban dari seluruh warga masyarakat dengan program kita. Untuk para Kapolres jajaran Polda Jatim, kita terus memberikan semangat untuk menggerakkan program ini,”ungkap Irjen Toni..
Kapolda Jatim menambahkan, kedepan pihaknya akan selalu memantau terkait perkembangan situasi Kamtibmas pasca diaktifkannya kembali siskamling dan omah rembuk di masyarakat lingkungan masyarakat.
“Kita punya target, kita lihat perkembangannya satu bulan, dua bulan dan kita akan lihat lagi hasil yang sudah dikerjakan oleh para Forkopimda di tingkat Kabupaten /Kota,” pungkasnya Irjen Pol Toni Harmanto. (*)












