Ia menyebut bahwa tugas kepolisian dalam menangani perkara terutama terkait criminal, akan menjadi lebih ringan dengan bantuan instrumen atau alat CCTV apapun bentuknya.
“Saya sudah sampaikan program ini kepada Bu Gubernur, Bupati, Walikota seluruh Jawa Timur, supaya menguforiakan ini, untuk memberikan rasa nyaman aktivitas masyarakat di ruang publik,” ujar Irjen Toni.
Dari hasil kunjungannya di rumah salah satu warga kali ini, Kapolda Jatim juga mendapatkan materi untuk menjadi bahan evaluasi di bidang lalulintas.
Karena di rumah tersebut terdapat seorang perempuan yang lumpuh akibat kecelakaan lalulintas (Laka lantas).
“Ya ini ada bagian juga yang perlu nanti menjadi evaluasi mungkin berkaitan dengan masalah laka yang kemudian sampai lumpuh sekian tahun ya, dan menjadi perhatian dari fungsi lalulintas yang akan kita berikan, mungkin edukasi kepada masyarakat dan yang lain untuk itu,” pungkas Kapolda Jatim.
Sementara itu, Eko Purwanto, tokoh agama di RW 06 Margorejo, Surabaya, mengaku bangga mempunyai Kapolda yang peduli dengan masyarakat bawah.
“Kami selaku warga Magerejo, bahagia. Bagi kami pemimpin yang peduli pada masyarakat bawah untuk memberikan santunan juga memperhatikan keluhan mereka, yang juga sudah disampaikan tadi,”katanya.
Eko berharap mudah-mudahan hal itu menjadi satu tanda, ada satu peningkatan pelayanan Polisi khususnya Polda Jatim dan jajarannya.
“Ini jadi nilai plus bagi bapak-bapak di kepolisian yang peduli ditingkat tinggi. Ini contoh yang patut kita teladani di level apapun,” ungkapnya.
Seperti biasanya, pada kegiatan Jumat Curhat, dalam kesempatan ini Kapolda Jatim juga melakukan Jumat Berkah, dengan memberikan bingkisan kepada keluarga atau masyarakat yang membutuhkan, baik anak yatim, fakir miskin dan janda. (*)










