Tour de Banyuwangi Ijen merupakan satu-satunya ajang balap sepeda di Indonesia yang masuk dalam kalender resmi Union Cycliste Internationale (UCI). Dirancang sejak tahun lalu, TdBI akan melibatkan sekitar 100 pembalap mancanegara yang akan menempuh rute sejauh 593 kilometer dalam empat etape.
“Tour de Banyuwangi Ijen tidak semata kesuksesan bagi Banyuwangi. Tapi, ini adalah kebanggaan bagi dunia olahraga di Indonesia. Maka, ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menyukseskannya,” kata Ipuk.
Ia menambahkan, kesuksesan TdBI akan memberikan dampak luas, mulai dari promosi wisata internasional, pertumbuhan ekonomi, hingga perbaikan infrastruktur jalan.
“Sebenarnya ini bukan semata ajang balap sepeda. Ada yang lebih besar. Di antaranya dengan medium ini, kita membenahi infrastruktur jalan di Banyuwangi,” jelasnya.
Tour de Banyuwangi Ijen dijadwalkan berlangsung pada 28–31 Juli 2025, dan sejumlah menteri, termasuk Menteri Pemuda dan Olahraga, dijadwalkan hadir dalam perhelatan ini.











