Sebelum datang ke klinik, warga yang ingin menghapus tato terlebih dahulu menjalani screening beberapa hari sebelumnya. Karena tingginya animo masyarakat petugas juga menyeleksi para peserta.
“Untuk para peserta yang memilii riwayat gangguan kesehatan tidak bisa ikut dalam program hapus tato ini,” paparnya.
Salah satu peserta Gunawan (30) mengaku ingin menghapus tatonya ini sejak lama, namun karena biayanya cukup mahal dia mengurungkan niatanya tersebut.
“Kalau di luar biayanya cukup mahal, sehinga tertunda terus. Padahal sudah lama pengen menghapus tato ini,” katanya.
Dia tertarik menghapus tato karena badanya biar kelihatan bersih. Sehingga dalam beribadah lebih mantab.
Sebelum melakukan hapus tato, peserta terlebih dahulu menjalani pembiusan lokal di area tato. Setelah itu peserta yang beragama Islam diminta membaca surat Ar-Rahman sebelum dihapus tatonya.///











