Malang, Seblang.com — Menyongsong pergantian tahun 2025 menuju 2026, Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang resmi meluncurkan Zona Air Minum Prima (ZAMP) sebagai terobosan layanan publik berbasis kualitas dan keberlanjutan. Program ini menandai langkah konkret Pemerintah Kabupaten Malang dalam memperkuat akses air minum aman sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Goal 6, yakni ketersediaan air bersih dan sanitasi berkelanjutan untuk semua.
ZAMP merupakan konsep layanan air perpipaan dengan pengendalian mutu yang lebih ketat, sehingga air yang dialirkan aman dikonsumsi langsung tanpa perlu dimasak. Program ini juga menjadi implementasi kebijakan Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR, yang menetapkan Zona Air Minum Prima sebagai standar layanan air minum berkualitas tinggi.
Bupati Malang, H.M Sanusi menegaskan, kehadiran ZAMP Tirta Kanjuruhan tidak hanya menjadi simbol peningkatan kualitas layanan air, tetapi juga inovasi pelayanan publik yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
“Pada tahap awal, ZAMP Tirta Kanjuruhan kami hadirkan di kawasan Jalan Panji, Kecamatan Kepanjen, dengan delapan titik fountain tap. Lokasinya antara lain di Pendopo Pemerintah Kabupaten Malang sebagai lokasi peluncuran, serta di RSUD Kanjuruhan,” ujar Bupati Malang usai peluncuran, Rabu malam (31/12/2025).
Menurutnya, fasilitas air siap minum ini diharapkan mampu mengubah pola konsumsi masyarakat, terutama aparatur sipil negara (ASN), agar mulai terbiasa mengonsumsi air minum aman dari fasilitas publik.
“ASN Kabupaten Malang kami dorong menjadi pelopor pemanfaatan ZAMP. Ini bukan hanya soal air minum berkualitas, tetapi juga bagian dari gaya hidup sehat dan ramah lingkungan,” tegasnya.
Lebih jauh, Bupati Malang menekankan bahwa ZAMP memiliki dampak lingkungan yang signifikan karena mampu menekan penggunaan botol plastik sekali pakai.
“Dengan mengurangi ketergantungan pada air minum kemasan, kita turut menjaga lingkungan agar lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. Ini langkah kecil dengan dampak besar,” jelasnya.












