Banyuwangi, seblang.com – Meskipun jam kerja selama bulan Ramadhan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Blambangan mengikuti aturan dari Pemkab Banyuwangi, tetapi tidak akan mengurangi layanan kepada masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan Direktur RSUD Blambangan Banyuwangi, dr Widji Lestariyono yang akrab disapa dr Rio setelah mengikuti rapat koordnasi dengan Komisi III DPRD Banyuwangi di gedung wakil rakyat Banyuwangi.
Menurut dr Rio, selam bulan Ramadhan tidak menutup kemungkinan akan ada banyak keluhan-keluhan baru dari warga terkait dengan ibadahnya dan persiapan kondisi kesehatan dalam merayakan lebaran. Sehingga pihak rumah sakit justru berupaya meningkatkan layanan.
RSUD Blambangan Banyuwangi yang masuk type B dan menjadi rujukan spesialistik maka konfigurasi jenis penyakit maupun pasien yang datang berbeda dengan rumah sakit yang lain yang type C maupun Puskesmas.”Kalau di sana mungkin penyakit seperti tahun-tahun sebelumnya infeksi saluran pernafasan atas (ISPA). Kalau di RSUD Blambangan tidak seperti itu karena spesialistik, selama tiga bulan terakhir jenis pelayananya merata,” jelas mantan Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi tersebut.










