Terpisah, Sekretaris Umum BPC HIPMI Pasuruan M. Tsaqif Kurniawan mengatakan, setelah mengikuti business matching di Jember, beragam interaksi menarik antar pelaku usaha untuk saling membangun kemitraan bersama.
“Selama melakukan bisnis matching ini, kami banyak menerima insight (pemahaman-pemahaman, red), terutama saat kunjungan di pabrik Bin Cigar. Speed dating tadi juga, kami saling memperkenalkan bisnis kami dan berharap bisa berkolaborasi dengan BPC HIPMI Jember ke depannya,” ucap Tsaqif.
Tentunya hal tersebut merupakan langkah awal yang cukup baik. Karena, dengan adanya kegiatan ini, lanjutnya, antar anggota HIPMI bisa saling mengenal dan terhubung dalam dunia bisnis.
“Ada beberapa usaha teman-teman yang bisa saling berkolaborasi, tadi kecocokannya malah hampir 80 persen. Seperti salah satu contohnya hasil olahan tambang, yaitu pasir, kita bertemu dengan teman-teman HIPMI Jember yang bergerak di bidang usaha konstruksi. Juga saya yang bergerak dibidang produksi rokok, bertemu dengan teman-teman distributor disini,” ungkapnya.
“Ya kita rasa banyak kecocokanlah dan kita melihat Jember ini potensinya sangat luar biasa sekali,” imbuhnya.
Perlu diketahui, untuk kegiatan kunjungan business matching BPC HIPMI Jember dan Pasuruan ini, ada beberapa sesi. Pertama, melakukan visit ke pabrik Bin Cigar (tempat produksi cerutu).
Kemudian dilanjutkan dengan business matching, yang pertama dating atau bertatap muka dan seluruh anggota HIPMI mempunyai kesempatan dan berkenalan untuk mempromosikan usahanya. Terakhir, visit ke pusat oleh-oleh khas Jember, toko Primadona.









