Filosofi Sai, Bupati Ipuk Ajak Jajaran Kerja Lebih Keras

by -1418 Views
Wartawan: Teguh Prayitno
Editor: Herry W. Sulaksono


Sebagaimana diketahui, usaha yang dilakukan Hajar tak membuahkan hasil. Upayanya mencari air di antara Shofa dan Marwah hingga bolak-balik sebanyak tujuh kali itu, tak kunjung menemukan air.

“Namun, Allah sangat mencintai hamba-hamba-Nya yang patuh dan mau berikhtiar. Allah berikan sumber air dari tempat yang tak terduga, membuka mata air keberkahan yang mengalir hingga saat ini, yaitu sumur zam-zam,” imbuh Ipuk.

Kisah tersebut, lanjut Ipuk, menjadi inspirasi Ipuk. Menurutnya, dalam memimpin Banyuwangi ini, haruslah dilakukan dengan doa dan ikhtiar tiada putus. Mencoba menyusun program kerja secara terukur.

“Saya yakin, jika program kerja yang kita susun dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan diniatkan sebagai ibadah kepada Tuhan serta pengabdian kepada sesama, sesulit apapun upaya kita akan ada tangan Tuhan yang membantu menyempurnakannya. Sebagaimana kisah Hajar dan Ismail tersebut,” tegas Ipuk kepada jajaran OPD.

Oleh karena itu, Ipuk mencanangkan untuk membuat rapor kegiatan yang akan dibuat oleh jajarannya setingkat kepala. Baik Organisasi Perangkat Daerah, Camat, Lurah hingga Kepala Sekolah. Rapor yang seperti halnya dibuat oleh Kemenpan RB untuk mengukur kinerja Kepala Daerah ini, sebagai salah satu motivasi untuk mengontrol seberapa jauh ikhtiar yang dilakukan jajarannya.

“Dengan rapor ini, saya berharap semuanya nanti akan bergerak maksimal untuk menjalankan program dan berikhtiar penuh menyelesaikan seluruh tanggung jawabnya,” pungkas Ipuk. (*)

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *