Yang dibutuhkan, lebih lanjut dia mulai dari atas sampai bawah masalah keadilan yang harus diwujudkan secara nyata dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.
Menurut KH Yamin membangun bangsa Indonesia harus dimulai dari desa yang didalamnya ada pembangunan dan pemberdayaan. Sebab dalam pelaksanaan pembangunan saja belum tentu ada pemberdayaan.”Sebaliknya kalau pemberdayaan jelas ada pembangunan dalam berbagai aspek baik fisik maupun non fisik,” imbuhnya.
Pemberdayaan masyarakat di tingkat desa diawali dari bawah dengan menggali gagasan. Selanjutnya pemanfaatan potensi desa dan mengundang partisipasi masyarakat.”Insya Allah kualitas dan kuantintasnya suatu saat nanti bisa tercapai sehingga masyarakat bisa mandiri melaksanakan pembangunan segala bidang,” tambah Tokoh Masyarakat asal Kabat itu.
Terkait dengan pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) Ketua MUI mengharapkan dalam proses pemilihan nantinya ada satu yang terpilih. Jangan sampai calon yang tidak terpilih sampai sekitar 5 tahun tidak mau bertegur sapa karena perbedaan pilihan.
”Jangan sampai perbedaan pilihan itu memisahkan kita dalam rangka merawat desa, membangun desa dan memberdayakan potensi-potensi yang ada di desa sehingga rugi kita!,” tegas KH. M. Yamin.
Bagi kepala desa yang dinyatakan menang dan terpilih harus tetap menyadari bahwa dia menang karena ada partisipasi calon lain sehingga dia menjadi pemenang dan diharapkan secepatnya mampu merangkul semua pihak./////









