Ingin Ciptakan Kondusifitas dan Kenyamanan Pemilu FKPOM Minta KPU Banyuwangi Tetap Laksanakan Lima Dapil

by -607 Views
Wartawan: Nurhadi
Editor: Herry W. Sulaksono
FKPOM Banyuwangi menyerahkan pernyataan sikap kepada Komisioner KPU Banyuwangi untuk diteruskan ke KPU RI di Ruang Rapat KPU Banyuwangi


Banyuwangi, Seblang.com –  Puluhan massa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pimpinan Partai Politik  (FKPOM), Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Aliansi Masyarakat Licin serta Aliansi Masyarakat Gambiran mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Banyuwangi untuk  menanyakan penataan daerah pemilihan (Dapil) dalam Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2024 pada Selasa (07/02/2023).

Menurut Koordinator Forum Komunikasi Pimpinan Parpol dan Ormas Banyuwangi Faisol Aziz, sehubungan dengan tahapan penataan dapil dan alokasi kursi untuk Kabupaten Banyuwangi yang masih dibahas di Komisi 2 DPR RI dengan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU-RI).


Dia menuturkan kedatangannya bersama beberapa pimpinan  parpol yang ada di Banyuwangi menanyakan kepada KPU Kabupaten Banyuwangi terkait usulan beberapa parpol, ormas dan LSM untuk Pemilu 2024  ditetapkan 5 Dapil seperti Pemilu 2019 sebelumnya. Selain itu usulan tetap 5 Dapil itu juga disampaikan saat Uji Publik yang dilakukan oleh KPU Kabupaten Banyuwangi.

“Pemilu 2024 dengan 8 dapil kami sangat keberatan karena alokasi kursi di dapil menjadi berkurang,” jelas Faisol.

Sebagian besar parpol di Banyuwangi menolak menolak usulan pemekaran dapil karena dinilai cenderung merugikan parpol menengah ke bawah dalam perjuangan mendapatkan kursi di lembaga legislatif. Sehingga FKPOM meminta KPU Banyuwangi untuk meneruskan aspirasi penolakan usulan 8 dapil kepada KPU RI dan berharap menetapkan 5 dapil seperti pemilu sebelumnya.

“Kami harap proses pemilu ini betul-betul berjalan secara demokratis, adil dan proporsional dengan memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh parpol. Jangan sampai ada yang kemudian mencoba untuk mematikan partai politik yang hari ini mungkin menengah ke bawah,”tambahnya.

Selanjutnya Sekretaris DPD Partai Nasdem Kabupaten Banyuwangi, Zamroni menambahkan, pemekaran dapil di kota ujung timur Pulau Jawa jangan sampai terjadi, karena berpotensi menimbulkan terjadinya kegaduhan politik.

“Karena ini memancing proses politik di Banyuwangi menjadi tidak kondusif. Karena kita tahu, banyak parpol baru yang punya kompetensi besar. Kita berdiri di politik ini dalam rangka bersama-sama untuk membangun bangsa,” ujarnya

iklan warung gazebo