Dengan duduk bersila berbaur dengan Aremania, kapolsek ikut berdoa membacakan tahlil dan melantunkan sholawat. Ia mengaku terharu dan turut mendoakan agar seluruh korban tragedi Kanjuruhan yang telah tiada husnul khatimah dan tenang disisi-Nya.
“Saya terus terang dari tadi nunggu disini, saya dengar dulur-dulur membacakan tahlil, trenyuh hati saya,” ucap Ainun di hadapan Aremania.
Secara terpisah, Kapolsek Dau Kompol Triwik Winarni juga melaksanakan pengamanan longmarch Aremania yang dimulai dari depan SPBU Universitas Muhammadiyah Malang dan berakhir dengan orasi Aremania di depan mako Polsek Dau.
Dalam kesempatan tersebut, kapolsek menyampaikan bahwa pihaknya turut berempati dan mengerti perasaan Aremania.
“Kalian adalah penerus kami, kita disini adalah keluarga besar. Satu dicubit, semua merasakan,” kata Triwik.
Ia juga menghimbau peserta aksi agar membuka ruang untuk pengguna jalan karena jalan yang digunakan orasi merupakan jalan utama sehingga dapat menghambat arus lalu lintas.
“Jalan ini masih banyak keluarga kita yang ingin menggunakan, mohon diberikan ruang untuk saudara-saudara kita yang akan lewat,” himbau kapolsek.
Aksi solidaritas yang dilakukan di berbagai lokasi di Kabupaten Malang secara umum berakhir pada pukul 16.30 WIB. Saat massa membubarkan diri, secara berangsur kemacetan sedikit demi sedikit terurai lancar. (u-hmsresma)











