Banyuwangi, seblang.com – Holili Abdul Ghani, salah seorang pemerhati sosial menyatakan keprihatinan dan menyayangkan adanya praktik hiburan tarian telanjang dan penjualan minuman beralkohol di Cafe & Resto Banyuwangi International Yacht Club (BYIC) di Kawasan Pantai Marina Boom Banyunwangi.
Menurut dia dengan mengonsumsi minol akan mempengaruhi sikap dan karakter generasi muda yang cenderung negatif bahkan berpotensi memicu terjadinya tindak kriminal lain untuk memenuhi kebutuhan untuk membeli minol maupun efek dari mengonsumsi minol.
“Bahkan bisa melakukan tindak pidana yang lebih berbahaya, karena efek minol bisa melakukan tindak pidana pemerkosaan, perampokan atau bahkan tindakan-tindakan kriminal lainya,” imbuh tokoh asal Ketapang itu pada Rabu (24/08/2022).
Apapun alasannya, lanjut Holili minuman keras (miras) akan mempengaruhi sikap dan perilaku pemakainya makanya pihaknya menyayangkan adanya penjualan miras dan terjadinya praktik hiburan tali telanjang seperti yang disampaikan oleh Dwi sasongko Lurah Kampung Mandar Banyuwangi
Holili menuturkan tidak menutup kemungkinan terjadinya kasus tersebut merupakan efek mengonsumsi minuman keras. Kemudian menyesuaikan dengan suasana cafe dan dentuman musik membawa emosi siapapun dalam suasana happy. Bahkan apabila pikiranya dalam kondisi negatif akan melakukan tindakan negatif sebagai efek miras yang dikonsumsi.












