“Kemarin menggunakan sebuah kapal tugboat gagal. Hari ini pakai loader, forklift dan backhoe, juga masih gagal. Pausnya tak bergeser sama sekali, malah mesin alat beratnya yang jebol,” imbuhnya.
Diapun meminta kepada pemerintah dan pihak terkait untuk segera dapat mengevakuasi bangkai paus dengan nama latin Physeter macrocephalus tersebut. Pasalnya, sudah mulai membusuk dan mengeluarkan bau tak sedap.
“Saya meminta kepada pemerintah dan para pihak terkait untuk dapat segera menemukan cara mengevakuasi bangkai paus ini. Karena jika terlalu lama, baunya bisa mencapai ke rumah warga sekitar,” pungkasnya.///











