“Jadi tidak sekadar transfer ilmu di kelas, guru juga harus bisa memotivasi siswanya agar tidak ada lagi anak-anak yang minder. Guru harus bisa membangkitkan gairah anak didiknya untuk terus berkembang dan meraih cita-cita tinggi,” tambahnya.
Ipuk juga menyampaikan sejumlah langkah Pemkab Banyuwangi dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk melalui penguatan kapasitas guru. Di antaranya dengan menggelar pelatihan dan memberikan alokasi anggaran untuk guru-guru yang mengikuti PPG, termasuk guru PAI.
Yudisium tersebut turut dihadiri Rektor UIN KHAS Jember, Hepni, beserta jajaran pimpinan kampus, serta Direktur PAI Kemenag RI, Dr. M. Munir.
Rektor UIN KHAS Jember, Hepni, menyebutkan total peserta yudisium dan pengukuhan guru profesional tahap I tahun 2025 sebanyak 591 orang.
“Mayoritas dari Banyuwangi, yakni sebanyak 344 orang dan semuanya mendapatkan pembiayaan penuh dari Pemkab Banyuwangi. Semoga bisa membawa kemajuan pendidikan di Banyuwangi,” ujarnya. (\*)












