Lebih lanjut, Bupati Blitar melalui Wiji Ansori berharap agar Baznas Kabupaten Blitar semakin inovatif, khususnya dalam memanfaatkan teknologi informasi untuk mengelola zakat. Hal ini dinilai penting mengingat perkembangan zaman yang semakin cepat dan kebutuhan untuk mengikuti kemajuan teknologi.
“Saya harap Baznas bisa lebih adaptif dengan memanfaatkan teknologi informasi agar lebih mudah dan efisien dalam menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah,” ungkapnya.
Bupati Blitar juga berpesan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non-ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar untuk meningkatkan kesadaran berzakat, infak, dan sedekah melalui Baznas.
Dalam kesempatan tersebut, Wiji Ansori juga mengingatkan warga Kecamatan Doko untuk menjaga kerukunan dan ketertiban menjelang Pemilu 2024. Ia menegaskan supaya tetap menjaga keharmonisan dalam kehidupan bertetangga di tahun politik.
“Pemilu sudah dekat, mari kita jaga kerukunan. Tidak perlu ada perpecahan karena perbedaan pilihan, yang penting kita semua tetap rukun dan hidup nyaman bersama,” tutupnya.
Diketahui, Acara Pentasyarufan Bantuan ini ditutup dengan penyerahan bantuan kepada guru honorer, fakir miskin, tokoh agama, dan warga yang berhak menerima. Penyerahan dilakukan oleh Baznas Jawa Timur dan didampingi oleh Baznas Kabupaten Blitar. (adv/kmf)










