Hadiri Halaqoh Thoriqot di Mojokerto, Gubernur Khofifah Gelorakan Tolak Balak dengan Zikir dan Selawat

by -404 Views
Wartawan: Rachmat
Editor: Herry W. Sulaksono
Gus Barra menyambut kedatangan Gubenur Khofifah


Khofifah lantas ditanya oleh para menteri dan pakar tentang resep pencapaian tersebut. Jawabannya sederhana, sebab di pesantren-pesantren tidak pernah berhenti berdoa, berdzikir dan selawat.

“Sehingga ketika doa-doa itu diijabah maka bahagia itu menyemai kepada semua warga,” tegas Khofifah.


Atas pencapaian itu pula Forum Rektor Perguruan Islam se Indonesia memberikan penghargaan kepada Khofifah sebagai satu-satunya Kepala daerah yang ikut dalam proses pengendalian Covid-19 dengan melakukan dzikir dan selawat secara masif.

“Ada selawat li khomasatun, selawat Tibbil Qulub, ternyata ini menurut forum Rektor perguran islam yang melakukan hanya Gubernur Jawa Timur,” imbuh Khofifah.

Khofifah mengajak para jamaah untuk istiqomah dzikir dan selawat sehingga akan turun pertolongan Allah SWT. Soal PMK (penyakit Mulut dan Kuku) pada ternak yang melanda Beberapa provinsi di Indonesia, menurut Khofifah memang tidak terbukti menular ke manusia. Akan tetapi kalau tidak segera diatasi maka ekonomi peternak sapi akan terdampak.

“Maka saya minta yang biasa selawat di pesantren, di masjid, musholla, saya mohon diteruskan, semoga Allah menghilangkan balak-balak kita, dijauhkan dari wabah, harta kita dijaga Allah termasuk hewan ternak kita dijaga Allah SWT,” pinta Khofifah.

Khofifah juga meminta Pemkab Mojokerto jajaran Polri dan TNI untuk aktif turun ke masyarakat. Sebab dirinya mendapat laporan bahwa tukang jagal sapi saat ini sudah masuk kampung-kampung membeli sapi warga hingga harga Rp 5 juta.

Ini (kampung)harus dijaga, sebab jika sudah mendapat suntik vitamin dua kali maka sapi-sapi tersebut akan sehat kembali,” pungkasnya.///

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *