Ning Ita juga berharap bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan dengan baik untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari dan mendukung kebutuhan rumah tangga penerima manfaat.
“Bantuan yang akan panjenengan terima ini semoga bermanfaat untuk membantu kebutuhan panjenengan sehari-hari, juga untuk kebutuhan rumah tangga panjenengan. Mohon dimanfaatkan dengan baik, jangan sampai dijual nggih,” tuturnya mengingatkan.
Ach. Nyadjid salah satu penerima manfaat mengungkap terimakasihnya atas bantuan tersebut. Ia mengisahkan bahwa harus minum obat selama 6 bulan memang membosankan, tapi keinginannya untuk sembuh lebih kuat. “Saya ingin sembuh, biar tidak menular ke anak cucu saya,” kata warga Kelurahan Balongsari ini
Melalui penyaluran bantuan Atensi ini, diharapkan dukungan sosial bagi penyintas TBC dapat membantu meringankan kebutuhan keluarga sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendorong keberhasilan eliminasi TBC dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.(rh)
Teks foto : sesi foto bersamq












