Selanjutnya Basir mengungkapkan sebagai politisi yang mengikuti kontestasi politik sejak 2014 di Banyuwangi, jajaran penyelenggara Pemilu khususnya KPU kinerjanya sudah cukup bagus.
Menurut dia pada 2014, meskipun sebagai pendatang baru dan PPP tidak mempunyai saksi tetapi hasil yang dilaporkan timnya tidak pernah hilang dan perolehan suaranya sesuai dengan data yang disampaikan oleh tim pendukungnya.
“Sehingga saya yakin KPU Banyuwangi ini sudah sangat bagus. Apabila ada para pihak yang curiga terhadap KPU hanya gimick saja. Disaat banyak pihak menyampaikan kerjasama dengan KPU, nonsense bagi saya,” tegas Basir.
Apalagi sekarang, menurut Basir mau melakukan kecurangan darimana ! “Makanya kalau ada orang bilang ada kecurangan-kecurangan perlu dibuktikan. Jangan hanya ngomong saja tunjukan bukti. Apabila tidak bisa mereka harus dipenjara. Pemerintah hadir dan sudah bagus terkait pelaksanaan Pemilu sampai saat ini baik untuk legislatif maupun pasangan presiden-wakil presiden,” imbuhnya.
Kemudian untuk perjuangan dan ikhtiarnya sebagai Caleg DPR RI asal PPP untuk Dapil Jatim 3 yang meliputi; kabupaten Banyuwangi, Bondowoso dan Situbondo), H. Basir optimis mampu memperoleh minimal 150 ribu suara. Bahkan terget yang dia tetapkan untuk pencalegan DPR RI sebanyak 300 ribu.
Menurut dia perjuangan sudah maksimal dan semua kembali pada takdir Allah.”Terkait dengan upaya saya yang maksimal dengan margin error terjelek minimal perolehan suara 150 ribu. Itu pendapat saya tetapi takdir bisa berkata lain. sedang target untuk DPR RI 300 ribu,” pungkas H. Basir.////










