Soal Program Ansor ke depan, pemilik nama lengakp Muhammad Al Barra ini akan menjalin kerjasama dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Salah satunya dengan Polres Mojokerto untuk memberikan pelatihan kepada anggota Banser.
“Di Banser ada Balantas (Banser Lalu LIntas), nanti dilatih oleh Kasatlantas di Polres Mojokerto. Pelatihan baris-berbaris dan seterusnya, pak Kapolres (sudah) ngobrol dengan kita. Nanti kita kolaborasi,” terang Gus Barra.
Selain kolaborasi dengan berbagai pihak, Gus Barra akan terus menggelar Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) maupun Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan (PKL) untuk mencetak generasi Ansor di Kabupaten Mojokerto.
“Kita berhaap anggota Ansor Kabupaten Mojokerto semakin hari semakin bertambah, dan tidak hanya bertambah tapi terdata, jadi kita tahu berapa jumlah anggota kita,” tegas Gus Barra.
Mendekati tahun politik, menurut Gus Barra, Ansor akan berada pada posisi netral, menjadi pengayom kepada semua mansyarakat, dan Ansor selalu ada di depan ketika terjadi hal yang tidak diinginkan.
“Kabupaten Mojokerto termasuk salah satu kabupaten yang pergerakan radikalisme cukup cepat. Untuk pemuda Ansor Mojokerto, khususnya di utara sungai (agar) terus masif gerakannya memberikan pemahaman-pemahaman keagamaan yang moderat,” pungkas Gus Barra.
Pelantikan PC GP Ansor Kabupaten Mojokerto dipimpin langusng Ketua GP Ansor Jatim masih dijabat oleh Syafiq Syauqi dan dihadiri pula Gus Muhammad Abid umar faruq pengurus GP Ansor Pusat (saat mewakili Ketua Umum GP Pusat Ansor Yaqut Cholil Qoumas).
Disamping itu, dimeriahkan dengan penampilan bacaan sholawat Asyghil dari Azzam Nur Mukjizat. Adik Azzam ini sebelumnya pernah tampil di puncak resepsi satu Abad NU di Sidoarjo beberapa waktu yang lalu./////












