Kegiatan itu juga dirangkaikan dengan intervensi gizi sebagai bagian dari percepatan penanganan stunting. Khofifah membagikan telur gratis kepada ibu hamil dan ibu dengan balita, sejalan dengan gerakan konsumsi protein hewani yang selama ini ia dorong di Jawa Timur.
“Untuk anak-anak dan ibu hamil, harapannya ini bisa berseiring dengan pengendalian potensi stunting. Itu sudah sejak lama kita lakukan di setiap pasar murah,” ujarnya.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jatim, Iwan, menambahkan bahwa operasi pasar dan pasar murah akan terus digelar secara berkala di berbagai daerah, khususnya di wilayah yang mengalami tekanan harga.
“Sesuai arahan Ibu Gubernur, kami melakukan monitoring harian harga komoditas. Ketika ada gejolak, intervensi langsung kami turunkan agar daya beli masyarakat tetap terjaga dan beban kebutuhan mereka lebih ringan,” jelasnya.
Sementara itu, Rokatin (68), warga Guyangan, Beji, mengaku senang menerima bantuan beras SPHP gratis dari Gubernur Khofifah. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu kebutuhan keluarganya.
“Senang sekali dapat beras gratis. Terima kasih Bu Khofifah. Saya diajak keponakan ke kecamatan, alhamdulillah dapat beras gratis dari Bu Khofifah. Semoga beliau sehat selalu. Alhamdulillah, barakallah,” ujarnya.









