Gubernur Khofifah Bersama Wagub Emil Dardak Bertemu Mentan RI, Jawa Timur Siap Kawal Program Nasional Swasembada Susu dan Gula

by -9 Views
Wartawan: Adi Prayitno
Editor: Herry W. Sulaksono
Gubernur Khofifah Indar Parawansa bersama Wagub Emil Elestianto Dardak saat melakukan pertemuan dengan Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman di Kantor Kementerian Pertanian RI Jakarta.


Surabaya, seblang.comGubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak melakukan pertemuan dengan Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman di Kantor Kementerian Pertanian RI Jakarta, Jumat (28/11/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Khofifah menegaskan kesiapan penuh Jawa Timur dalam mendukung Program Strategis Nasional (PSN), khususnya swasembada susu dan swasembada gula.


Ia menyampaikan bahwa Pemprov Jatim terus melakukan koordinasi intensif untuk memastikan seluruh tahapan PSN berjalan selaras hingga tingkat daerah. Salah satu fokus penting adalah percepatan pemenuhan kebutuhan sapi perah bagi produksi nasional.

“Tahun depan akan ada rencana masuknya 200 ribu dara bunting atau sapi bunting untuk memperkuat populasi sapi perah nasional. Jawa Timur menyatakan kesiapan untuk menjadi bagian penting dalam penguatan program ini. Tahun ini Jatim sudah berhasil mendatangkan 10 ribu sapi dara bunting sebagai penopang awal,” ujar Khofifah.

Ia menambahkan bahwa Jawa Timur memiliki ekosistem peternakan yang kuat, ditopang infrastruktur memadai serta basis industri pengolahan susu yang selama ini berperan besar dalam menyuplai kebutuhan nasional.

Tak hanya soal produksi, Khofifah juga menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pertanian yang telah memberikan kepercayaan besar kepada Jawa Timur untuk menjalankan program Bongkar Ratun secara masif sebagai langkah strategis menuju swasembada gula nasional.

Program ini dianggap krusial untuk memulihkan produktivitas tebu dan meningkatkan kapasitas suplai tebu giling di wilayah-wilayah sentra.

“Kalau tahun ini Pak Menteri Pertanian berhasil mengantarkan Indonesia menuju swasembada beras, maka tahun depan sangat dimungkinkan kita melangkah menuju swasembada gula. Dan Jawa Timur siap berada di lini paling depan untuk mensukseskannya,” tegas Khofifah.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan dua program ini membutuhkan sinergi lintas sektor, mulai dari petani, koperasi, pabrik gula, hingga pemerintah daerah. Menurutnya, Jawa Timur memiliki modal sosial yang kuat dari basis peternak dan petani tebu yang selama ini menjadi lokomotif produksi nasional.

“Kami siap mensinergikan seluruh perangkat daerah dan para pelaku sektor pangan agar program ini tercapai dengan hasil terbaik bagi Indonesia,” imbuhnya.

Sementara itu, Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman menyampaikan apresiasi atas kinerja Gubernur Khofifah yang dinilai berkontribusi besar terhadap ketahanan pangan nasional.

Ini Gubernur kebanggaan kita, luar biasa. Beliau pekerja keras. Produksi padi nomor satu di Indonesia, juga jagung, daging, dan gula lebih dari 50 persen. Telur juga nomor satu, terdepan. Kami melihat kinerja beliau sangat luar biasa,” kata Mentan Amran.

Karena itu, Kementerian Pertanian memastikan dukungan penuh kepada Jawa Timur, khususnya dalam percepatan program tebu nasional.

“Kalau ini berhasil, maka 50 persen program tebu Indonesia berhasil. Kita targetkan tahun depan bisa swasembada white sugar. Mudah-mudahan tiga atau paling lambat empat tahun ke depan sudah swasembada gula total, termasuk industri. Ini harus dilakukan secara serius,” jelasnya.

Amran juga menyampaikan bahwa pembangunan PSN Sapi Perah akan dilakukan di dua kabupaten di Jawa Timur, yakni Blitar dan Banyuwangi.

“InsyaAllah kita akan kunjungan langsung ke sana untuk melihat capaian-capaian, khususnya program prioritas Bapak Presiden. Dianggarkan sekitar Rp2,4 triliun, dengan target populasi 67.000 sapi perah dan luas area sekitar 13 hektare. Pendekatannya nanti terintegrasi, mulai pakannya, proses produksi susu hingga offtaker-nya,” pungkasnya. (* / ady)

iklan warung gazebo