“Tentu kita berharap bahwa proses pengendalian inflasi oleh kabupaten kota dan provinsi. Terutama kepala daerah ini punya tugas yang tidak ringan untuk bisa mengendalikan,” kata Ketua Umum PP Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) ini.
Sedangkan PR untuk kader PMII dalam menghadapi tantangan krisis tersebut, Khofifah meminta agar dipersiapkan dari sekarang.
“Kan ini banyak tuh mahasiswa dari berbagai fakultas. Jadi diidentifikasi saja, mungkin memang dari basic di sektor pangan, maka mereka akan menyiapkan diri, karena ini bukan hanya jangka pendek tapi ini jangka panjang,” imbuh Khofifah.
Khofifah membeberkan, tantangan krisis energi bahkan telah di warning oleh mantan Presiden RI K.H. Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur. Dimana pada sidang kabinet di tahun 2000, Gus Dur mengatakan jika Indonesia bakal menghadapi krisis energi.
Artinya, lanjut Khofifah, bahwa hal itu sudah bisa diprediksi, jika tidak ada konversi dari energi berbasis fosil ke energi terbarukan makan bisa terjadi krisis energi.
“Ini yang menjadikan inovasi menjadi penting, kenapa ada Badan Riset dan Inovasi Nasional BRIN (BRIN), karena inovasi-inovasi untuk mengkonversi dari fosil ke non fosil. Kita punya kemampuan untuk itu,” tutur Khofifah dengan sangat yakin.
Khofifah juga menambahkan, strategi penanganan menghadapi tantangan krisis tersebut juga telah disampaikan Presiden Joko Widodo. Presiden bahkan telah memberikan peringatan agar mempersiapkan diri.////












