Santoso juga menekankan, agar seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran dan semangat dalam bertanding. Bagi mereka yang gigih dalam berlatih dan tidak mudah menyerah, terbuka peluang untuk meraih kemenangan.
“Siapa yang semangatnya tinggi, giat berlatih dan pantang menyerah, itulah peluang untuk memenangkan kejuaraan yang saudara-saudara dambakan,” sambungnya.
Terakhir, ia mengingatkan bahwa kekalahan bukanlah akhir dari segalanya. Para peserta diharapkan tetap bersemangat dalam berlatih, karena suatu saat nanti, keberhasilan dan kemenangan pasti akan datang.
“Kekalahan adalah kemenangan yang tertunda,” tutur Santoso.
Dari acara ini, memberi kesempatan kapada PTMSI untuk seleksi dan mengidentifikasi bakat-bakat atlet tenis meja yang nantinya dapat diikutsertakan dalam event tingkat nasional maupun internasional. (adv/kmf/dip)











