Sebagai bagian dari rangkaian acara, GM FKPPI juga akan menyelenggarakan Malam Inagurasi bertema “Kolaborasi Keyboard & Suara Emas Banyuwangi” yang menampilkan pertunjukan seni lintas generasi sebagai simbol harmoni sosial budaya di tengah keberagaman. Danlanal dijadwalkan hadir dan menyampaikan pesan kebangsaan.
Dalam kesempatan tersebut, Danlanal Letkol Laut (P) Muhamad Puji Santoso, M.Sc., menyampaikan pemaparan mengenai struktur dan tugas pokok TNI AL yang mencakup lima pilar utama: Penegakan Kedaulatan Laut, Keamanan Laut, Diplomasi Pertahanan, Proyeksi Kekuatan, dan Pemberdayaan Wilayah Pertahanan Laut. Ia menekankan pentingnya pilar kelima sebagai aspek vital dalam menjaga stabilitas wilayah pesisir.
Ia juga menyoroti sejumlah tantangan strategis yang dihadapi wilayah laut Indonesia, seperti penyelundupan, perdagangan manusia, peredaran narkoba, serta minimnya fasilitas untuk nelayan, termasuk Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN).
“Kolaborasi dengan elemen masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan seperti GM FKPPI, sangat strategis untuk membangun kesadaran maritim dan memperkuat pertahanan sipil. Kami terbuka terhadap kerja sama yang konstruktif dan berbasis integritas,” ungkap Danlanal.
Lebih lanjut, Letkol Puji Santoso menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan GM FKPPI dan menawarkan ruang kolaborasi dalam program sosial-edukatif yang berkaitan dengan isu pertahanan dan pemberdayaan masyarakat pesisir.
Menutup audiensi, Ketua GM FKPPI menegaskan bahwa pertemuan ini bukan dilandasi kepentingan pragmatis, tetapi merupakan wujud tanggung jawab moral dalam memperkuat integritas sosial bangsa.
“Kami tidak membawa proposal transaksional. Yang kami bawa adalah semangat kolaboratif berbasis nilai. Ini bagian dari ikhtiar membangun peradaban bangsa dari ruang-ruang kecil yang bermakna,” ujar Ir. Achmad Wahyudi.
Audiensi ini ditutup dengan komitmen bersama bahwa sinergi antara pemuda dan militer tidak hanya mungkin dilakukan, tetapi juga harus dikonsolidasikan sebagai kekuatan strategis dalam menghadapi tantangan geopolitik dan sosial masa depan.










