Mojokerto, seblang.com – Pemerintah Kabupaten Mojokerto kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Pendopo Kecamatan Mojosari. Kegiatan ini merupakan upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok tetap terjangkau bagi masyarakat.
Dalam GPM tersebut, sejumlah kebutuhan pokok dijual dengan harga lebih murah dibandingkan pasaran. Di antaranya, beras medium merek SPHP seharga Rp57.500 per 5 kilogram, gula premium merek GMM Rp17.500 per kilogram, serta minyak goreng kemasan Minyakita Rp15.000 per liter.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Mojokerto, Nurul Istiqomah, dalam laporannya menyampaikan bahwa GPM dilaksanakan atas arahan Bupati Mojokerto sebagai bentuk hadirnya pemerintah di tengah masyarakat.
“Pelaksanaan GPM ini dilakukan dalam upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan serta pengendalian inflasi di Kabupaten Mojokerto. Ini dilakukan atas perhatian Pak Bupati untuk memastikan masyarakat bisa membeli dan tidak kesulitan dalam memperoleh beras,” ungkap Nurul.
Ia menambahkan, GPM kali ini digelar serentak di 18 kecamatan. Hal tersebut sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan sebelumnya yang juga mendapat sambutan antusias masyarakat.
“Hari Sabtu lalu, masing-masing kecamatan dijatah 2 ton beras, sementara khusus di Kecamatan Pungging mencapai 7 ton. Di Mojosari sendiri, 2 ton beras habis dalam sekejap karena berbarengan dengan kegiatan jalan sehat. Hari ini, beras yang didistribusikan di Mojosari ditambah menjadi 5 ton,” ujarnya.
Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah akan terus digalakkan demi menjaga stabilitas harga bahan pokok di daerah.









