Gencarkan Edukasi Cegah Pernikahan Dini Salah Satu Upaya Pemkab Jember Tekan Zero Stunting

by -1693 Views
Wartawan: Fitri
Editor: Herry W. Sulaksono


Berdasarkan hasil pengukuran angka prevalensi stunting Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022, angka prevalensi stunting di Kabupaten Jember, sebesar 34,9 persen.

Namun demikian, pada tahun 2023 turun sebesar 5,2 persen menjadi 29,7 persen. Bahkan, Kabupaten Jember masuk dalam 10 besar yang mengalami penurunan prevalensi stunting.

“Hal ini terlihat bahwa Kabupaten Jember, berkontribusi dalam penurunan stunting di Jawa Timur, serta juga nasional,” ujarnya.

“Karena Pemkab Kota maupun Kabupaten, Provinsi serta Pemerintah Pusat sangat memperhatikan kasus stunting. Sehingga hal ini menjadi sangat penting di Indonesia, untuk menyiapkan generasi ke depan yaitu generasi emas pada tahun 2045 mendatang,” paparnya.

Adanya Terkait pencegahan stunting di Kabupaten Jember, Camat Jombang Nuryadi sesuai dengan arahan Ketua TPPS Jember Gus Firjaun, semuanya bersama-sama bersinergi dengan seluruh unsur di wilayah Kecamatan Jombang.

“Kami kumpulkan 6 desa di wilayah kami, serta sinergi dan kolaborasi untuk penekanan angka stunting harus segera dijalankan. Petunjuk Wabup sudah jelas, guna memutus peningkatan kasus stunting dengan cara edukasi dan cegah pernikahan dini” ujar Nuryadi.

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *